Berlaku adil terhadap anak?

Bagi anda yang mempunyai banyak anak atau yang sering berkomunikasi dengan anak-anak misalnya guru atau pendidik tentu saja perlu untuk mengetahui bagaimana berlaku adil terhadap anak, haruskah berlaku adil? atau haruskah kita memperlakukannya sesuai kehendak hawa nafsu kita? berikut sumber dari Rasulullah saw mengaarkan kepada kita.

Berlaku adil terhadap anak?

Pertama, hendaknya kita berlaku adil terhadap anak

Dikisahkan ada seseorang sedang duduk bersama Rasulullah saw, tidak lama kemudian datanglah seorang anak laki-laki. Lalu anak laki-laki tadi dicium kemudian didudukkan dipangkuan seseorang tersebut. Kemudian datang lagi seorang anak perempuan, kemudian anak perepuan tersebut dipangku dipangkuannya, tanpa menciumnya. Kemudian Rasuullah saw menegurnya dengan mengatakan "Engkau tidak berlaku adil terhadap mereka berdua" _(diriwayatkan oleh al baihaki dari Anas ra. dikutip dari kitab manhaj at-tarbiyyah ith thifl, Muhammad Nur Abdul Hafizh Suwaid diterjemahkan dalam bahasa indonesia berjudul prophetic Parenting leh pro-u media hal. 149)_ Berlaku adil terhadap anak sangatlah penting. Apalagi bagi orang tua atau pendidik yang sering berinteraksi dengan anak. Sikap adil kita terhadap anak adalah bukti keteladanan terhadap mereka bahwa kita tidak mendzalimi salah satu diantara mereka.

Kedua, Hendaknya tidak membeda-bedakan pemberian

Sebagaimana dalam kisah di point pertama bahwa pemberian ciuman terhadap anak, dianjurkan untuk diberikan kepada keduanya. Apalagi dalam pemberian dengan barang atau harta. Maka hendaknya orang tua tidak membeda-bedakan pemberian tersebut. Ibnul Mubarak menegaskan bahwa hendaknya kita tidak membeda-bedakan pemberian meskipun hanya sepotong roti. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, _“Orang-orang yang adil pada hari kiamat akan berada di atas menara-menara dari cahaya di sisi Allah, yaitu orang-orang yang bersikap adil dalam menghukumi, terhadap keluarga dan segala sesuatu yang dikuasakan kepadanya.” (HR. Ibnu Hibban, Shahih)_ Demiakian artikel sederhana ini ditutup dengan sebuah kabar gembira terhadap orang yang berlaku adil terhadap keluarga dan segala sesuatu yang dikuasakan terhadap dirinya. Semoga Allah swt membimbing kita. Semoga Allah swt memberikan kepahaman, kemudahan dan kekuatan kepada kita untuk berlaku adil. Aamiin. Ya Allah bimbinglah kami Oleh Derit Vikiyono // MI Tahfizh Al FurqonIkuti informasi bermanfaat dari kabarsantri di telegram Channel @Kabarsantri https://goo.gl/ruU5Sd
Previous
Next Post »

Info bermanfaat

Adab Sebelum Ilmu

Adab Sebelum Ilmu