Panduan Kurikulum "Out Class" di MI tahfizh AL Furqon

Agenda outclass merupakan agenda ekstra kulikuler yang diramu sedemikian rupa dengan targetan santri memiliki keterampilan dasar dalam olah fisik, olah hati, dan olah jiwa. adapun definisi dari kegiatan ekstraulikuler sebagaimana kami simpulkan bahwa kegiatan ekstrakulikuler adalah kegiatan yang bersifat khusus dengan waktu tertentu, tujuan tertentu, diluar jam pelajaran biasa dan tempatnya dapat dilaksanakan dimana saja yang dilaksanakan oleh lembaga pendidikan. Maka sebenarnya agenda “Outclass” tidaklah jauh dari definisi diatas. Bahkan sama.

Agenda Out Class di MI tahfizh Al Furqon akan memuat 6 hal penting yaitu :


1.   Berenang
2.   Memanah
3.   Berkuda
4.   Thibun Nabawi
5.   Kunjungan / kegiatan bermanfaat lainnya
6.   Pramuka/Kepanduan

Berenang, memanah, berkuda diharapkan dapat dicapai selama 6 tahun di MI Tahfizh Al Furqon. adapun tahapannya dapat disesuaikan dengan kurikulum yang telah dimiliki oleh para pakar dibidangnya, baik memanah, berenang, maupun berkuda. Sedangkan kitab yang dapat dijadikan rujukan yaitu kitab Furusiyyah karya Ibnul Qayyim Al Jauzi.
Pemahaman tentang pengobatan Rasulullah saw sangat penting untuk diajarkan. Selain menambah keimanan, ini juga dapat dijadikan sebagai panduan bekal skill bagi santri kelak jika sewaktu waktu ada yang membutuhkan. Hidup sehat menjadi tujuan utama dari belajar thibun Nabawi ini. Coba kita perhatikan nasihat Imam Syafi’I terhadap ilmu kesehatan ini :
Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata,
لا أعلم علما بعد الحلال والحرام أنبل من الطب إلا أن أهل الكتاب قد غلبونا عليه.
“Saya tidak mengetahui sebuah ilmu -setelah ilmu halal dan haram- yang lebih berharga yaitu ilmu kedokteran, akan tetapi ahli kitab telah mengalahkan kita” Siyar A’lam An-Nubala 8/528
Beliau juga mengatakan,
لا تسكنن بلدا لا يكون فيه عالم يفتيك عن دينك، ولا طبيب ينبئك عن أمر بدنك
“Janganlah sekali-kali engkau tinggal di suatu negeri yang tidak ada di sana ulama yang bisa memberikan fatwa dalam masalah agama, dan juga tidak ada dokter yang memberitahukan mengenai keadaan (kesehatan) badanmu.Siyar A’lam An-Nubala 
Maka dari itu, mari bismillah kita ajari anak-anak kita ilmu thibun nabawi dasar, minimal mereka dapat hidup dengan sehat sesuai tuntunan Rasulullah Muhammad Sholallahualaihi wassalam. Adapun untuk muatannya akan kita serahkan kepada ahli pengobatan herbal thibun naabawi yang ada. Jika memang kesulitan, dapat diberikan dengan model mengunjungi ahli kesehatan atau dengan cara lain. Semoga Allah subhanahuwata’ala memudahkan.
Sedangkan untuk kunjungan atau kegiatan bermanfaat lainnya disesuaikan dengan kreatifitas guru masing-masing. Menyesuaikan pelajaran yang diajarkan di Madrasah dan target syllabus Sekolah yang hendak dicapai. Namun yang harus dilakukan dalam tahapan anak usia Madrasah ini, hendaknya kunjungan dapat menambah Iman, Ilmu, dan Amal. Kami sangat tidak merekomendasi untuk melakukan kegiatan kunjungan ke pasar, dikelas kelas awal. Dikelas awal kami rekomendasikan kegiatan berkunjung kepada ulama, ke panti asuhan, ke makam, dan kegiatan lain.
 Sedangkan untuk kegiatan pramuka maka disesuaikan dengan kurikulum Pramuka yang harus didapat di Sekolah Tingkat Dasar.
Kami bermimpi agar kelak ketika Santri telah lulus dari MI Tahfizh Al Furqon, mereka memiliki kompetensi-kompetensi tersebut, disamping kompetensi Iman dan Al-Qur’an tentunya.
Previous
Next Post »

Info bermanfaat

Adab Sebelum Ilmu

Adab Sebelum Ilmu