Minggirlah, aku perlihatkan caranya

Keteladanan adalah kunci utama dalam pendidikan. Mengingat anak-anak ini makhluk yang luarbiasa. Dia akan menirukan apa saja yang terjadi disekitarnya. Maka dari itu mari kita berikan contoh yang baik.



Diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abu Said al-Khudri radiyallahu ‘anhu : Bahwasannya Nabi Muhammad saw sedang melewati seorang anak yang sedang menguliti kambing. Tetapi dia tidak melakukannya dengan baik. Rasulullah saw bersabda kepadanya, “Minggirlah, aku perlihatkan caranya.” Beliau memasukkan kedua tangannya antara kulit dengan daging, kemudian menekannya hingga masuk sampai batas ketiak. Setelah itu beliau pergi untuk mengimami sholat dengan tanpa berwudhu.



Sungguh luar biasa apa yang diajarkan Rasulullah saw. Beliau langsung memberikan contoh cara menguliti binatang dengan instruksi yang sederhana “Minggirlah, aku perlihatkan caranya”. Semoga Allah swt mudahkan kita untuk bisa mengamalkan hikmah yang dilakukan Rasulullah Muhammad saw ini. Aamiin.



Dalam keseharian, kita dapat memberikan contoh langsung kepada Anak perihal kegiatan-kegiatan skil, misalnya :
*1. Makan.* Usahakan makan bersama anak, dan orang tua memberikan contoh yang baik. Gunakan cara mengajari seperti Rasulullah saw, misal “Begini nak cara mengambil makanan. Ambil dari yang terdekat”.



*2. Minum.* Berikan contoh minum yang baik. Sambil duduk, pakai gelas, gunakan tangan kanan, mengucap basmalah. Anak melihat, kita memberikan contoh. Akhirnya anak pun akan menirukan cara kita minum.



*3. Menguap.* Mengantuk memang wajar dan rasa kantuk wajib disyukuri. Namun ada adab dalam menguap, diantaranya menutup mulut. Ajari Ananda dengan kita menutup mulut saat menguap. Lebih jauh lagi, sesekali berpura-pura menguap pas Ananda melihat kearah kita. Ini sebagai media pengulangan dan penanaman adab sederhana kepada Ananda.



*4. Meminjam barang milik orang lain.* Tak jarang orang tua suka memberikan HP kepada Anak yang tujuannya agar anak diam. Namun ini tak boleh dibiarkan karena secara medis akan dapat mengganggu kinerja otak, mata dan mengeraskan hati- Insyaallah ada materi tersendiri dalam hal ini-. Nah, ketika anak asyik memegang HP, ajari anak cara meminta HP dari anak. Misalnya saja dengan mengatakan “Nak, Pinjam Hpnya sebentar”. Atau misal dengan benda lain, pensil misalnya. Sampaikn “Nak, bolehkah Bapak pinjam pensilnya sebentar?”. Ini kita sedang mengajari Adab untuk anak, maka insyaallah anak akan seperti apa yang telah kita contohkan.

Demikian beberapa contoh aplikasi dari apa yang sudah Rasulullah saw contohkan. Lalu bagaimana cara meluruskan kekeliruan pemahaman Anak? Insyaallah akan kita sampaikan dalam tulisan berikutnya. Ini dipraktikkan dulu saja, dinikmati, baru nanti ditambah lagi ilmunya. Siap? Semoga Allah Subhanahu wata’ala membimbing kita semua dan memberikan pemahaman serta kemudahan untuk mengamalkan kebaikan. Aamiin.

Ditulis Oleh Derit Vikiyono, M.Pd
MI Tahfizh Al Furqon Ponorogo
Previous
Next Post »

Info bermanfaat

Adab Sebelum Ilmu

Adab Sebelum Ilmu